Nipper benci pada capit-capitnya yang besar dan kikuk. Capitnya sama sekali tak berguna, hanya bisa menghambatnya saja. Nipper lebih suka memiliki tentakel yang lincah seperti Gurita dan ubur-ubur atau sirip yang bisa dikibaskan seperti kura-kura dan ikan. Tapi suatu hari, saat ia sedang main dengan teman-temannya, Nipper menjadi tahu bahwa capit-capitnya sangat berguna.
Tiddler tidak bisa diam. Ia melejit dan melekuk, ia terkikik dan meliuk... sampai ibunya bosan padanya. "Bermain dan berenanglah ke luar sampai kamu lelah, tapi hati-hati pada Ikan besar," kata ibu. Maka Tiddler berenang keluar dari guanya. Dia bertemu dengan keong batu, ubur-ubur, bintang laut, dan kepiting. Tiddler berenang semakin jauh sampai dia melihat sebuah gua besar yang besar dan gelap.
Cerita tentang gurita yang suka menggunakan tentakelnya untuk menggelitik ikan