Dua sahbat, Jalu dan Bima menikmati hari-hari mereka sebagai siswa SD di Desa Wonokasihan. Suatu hari, mereka tak sengaja mengetahui rencana sabotase di jalur kereta api wisata jurusan Ambarawa-Bedono yang bisa membahayakan para penumpang. Berhasilkah mereka mencegahnya?